Visi & Misi

 

Visi Prodi/Jurusan Manajemen

Visi Program Studi Manajemen FE UNY tahun 2025 adalah:

 “Menjadi program studi unggul yang menghasilkan lulusan yang profesional di bidang ilmu manajemen, yang memperhatikan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan tuntutan global berdasarkan nilai-nilai ketakwaan, berjiwa entrepreneur, serta bersikap kritis dan inovatif terhadap berbagai persoalan manajemen”.

Berikut penjelasan rumusan visi tersebut.

  1. Rumusan Unggul adalah memiliki hasil yang lebih baik dibandingkan dengan prodi manajemen diluar  UNY
  2. Rumusan Profesional memiliki pengertian bahwa sivitas akademika Prodi Manajemen UNY adalah insan yang mampu melaksanakan tugas sesuai Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis yang dibebankan kepadanya.
  3. Rumusan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi memiliki pengertian bahwa Prodi Manajemen UNY mengembangkan proses pembelajaran di bidang manajemen dengan memperhatikan perkembangan hasil penelitian, penemuan, dan peningkatan pemahaman dibidang manajemen, serta perkembangan keseluruhan sarana yang diperlukan meningkatkan kenyamanan dan kemudahan dalam pembelajaran ilmu manajemen.
  4. Rumusan Tuntutan global memiliki pengertian bahwa Prodi Manajemen UNY mengembangkan proses pembelajaran di bidang ilmu manajemen dengan memperhatikan tuntutan dan perubahan dunia, baik dalam skala nasional, regional, maupun internasional.
  5. Rumusan takwa memiliki pengertian bahwa sivitas akademika Prodi Manajemen UNY adalah insan beragama yang teguh iman, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, berakhlak mulia, jujur, dan ikhlas dalam segala aktivitas.
  6. Rumusan Berjiwa entrepreneur adalah penterjemahan mandiri dalam visi UNY yaitu bahwa sivitas akademika Prodi Manajemen UNY adalah insan yang bertanggung jawab, bersikap terbuka, berani mengambil keputusan, bersikap adil, mampu mengelola dan mencukupi kebutuhan diri sendiri, dan tidak bergantung kepada orang/pihak lain.
  7. Rumusan Kritis dan Inovatif adalah penterjemahan cendekia dalam visi UNY yaitu bahwa sivitas akademika Prodi Manajemen UNY adalah insan yang memiliki kemampuan untuk menganalisa, mengevaluasi, menyimpulkan pada fakta yang ada dan membuat solusi serta menghasilkan cara atau hasil baru.

 

Misi Prodi/Jurusan Manajemen

Keberadaan Program Studi Manajemen ditegaskan dalam misi program studi yaitu:

  1. Menyelenggarakan proses pembelajaran yang berkualitas serta sesuai tuntutan global untuk menyiapkan lulusan yang profesional berdasarkan nilai-nilai ketakwaan, jiwa entrepreneur, kritis dan inovatif.
  2. Mengembangkan penelitian dan publikasi karya ilmiah bagi dosen dan mahasiswa dalam bidang ilmu manajemen.
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat untuk mengamalkan ilmu dan keterampilan manajemen.
  4. Menyelenggarakan tata kelola program studi yang baik dan bersih serta menjalin kerjasama dengan lembaga lain ditingkat nasional maupun internasional untuk mendukung pelaksanaan prosespembelajaran, penelitian dan publikasi karya ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat di bidang manajemen.

 

Tujuan Prodi/Jurusan Manajemen

Program Studi Manajemen FE UNY memiliki beberapa tujuan berdasarkan misi Program Studi Manajemen yaitu:

  1. Menghasilkan lulusan yang profesional berdasarkan nilai-nilai ketakwaan, berjiwa entrepreneur, kritis dan inovatif di bidang ilmu manajemen dan mampu bersaing di dunia kerja global
  2. Menghasilkan penelitian yang unggul dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu manajemen.
  3. Menghasilkan publikasi karya ilmiah di jurnal nasional maupun internasional
  4. Menghasilkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
  5. Terwujudnya tata kelola program studi yang baik dan bersih serta dapat menjalin kerjasama dengan lembaga lain ditingkat nasional maupun internasional untuk mendukung pelaksanaan proses pembelajaran penelitian dan publikasi karya ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang manajemen.

 

Sasaran Prodi Manajemen

  1. Membangun lingkungan belajar yang kondusif (THES: Teaching) dalam proses pendidikan dan pembelajaran dengan mengoptimalkan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologiutuk meningkatkan kualitas lulusan
  2. Memperluas kerja sama internasional (THES: International outlook) dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas keterlibatan dosen dan mahasiswa
  3. Membangun jaringan dan meningkatkan jumlah riset (THES Research) bagi dosen dan mahasiswa
  4. Meningkatkanincome(THES: Innovation and Income generate) dari riset kerja sama dengan industri
  5. Meningkatkan jumlah publikasi (THES Research)karya ilmiah dosen dan mahasiswa
  6. Meningkatkan jumlah sitasi (THES Citation)publikasi karya ilmiah dosen dan mahasiswa
  7. Meningkatkan kerja sama dengan industri dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang menghasilkan inovasi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat (THES: Innovation and Income generate)
  8. Meningkatkan kualitas Tata Kelola Organisasi, manajemen dan layanan

 

Road Map

Untuk mencapai visi 2025, Program Studi Manajemen menetapkan tahapan pencapaian tahun 2005, 2010, 2015, dan 2020 (Gambar 1) sebagai berikut:

  1. Pencapaian 2020: program studi yang menghasilkan lulusan yang profesional di bidang ilmu manajemen, yang memperhatikan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sertatuntutan globalberdasarkan ketakwaan, berjiwa entrepreneur, serta bersikap kritis dan inovatif terhadap berbagai persoalan manajemen”.
  2. Pencapaian 2015: program studi yang menghasilkan lulusan yang profesional di bidang ilmu manajemen, yang memperhatikan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi berdasarkan ketakwaan, berjiwa entrepreneur, serta bersikap kritis dan inovatif terhadap berbagai persoalan manajemen”.
  3. Pencapaian 2010: program studi yang menghasilkan lulusan yang profesional di bidang ilmu manajemen, berdasarkan ketakwaan, berjiwa entrepreneur, serta bersikap kritis dan inovatif terhadap berbagai persoalan manajemen”.
  4. Pencapaian 2005: program studi yang memiliki infrastruktur yang mencukupi dalam rangka menghasilkan lulusan yang profesional di bidang ilmu manajemen, berdasarkan ketakwaan, berjiwa entrepreneur, serta bersikap kritis dan inovatif terhadap berbagai persoalan manajemen”.

Gambar 1. Road Map Program Studi Manajemen 2025

 

Tabel Keterkaitan Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Kerja Prodi Manajemen 2020

 

Indikator Lulusan Mahasiswa Manajemen

 

Selaras dengan visi Program Studi Manajemen FE UNY, yakni “Menjadi program studi unggul yang menghasilkan lulusan yang profesional di bidang ilmu manajemen, yang memperhatikan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan tuntutan global berdasarkan nilai-nilai ketakwaan, berjiwa entrepreneur, serta bersikap kritis dan inovatif terhadap berbagai persoalan manajemen”, maka Indikator Lulusan Mahasiswa Manajemen terdiri dari Indikator dasar, indikator spesifik dan indikator prestatif.

Indikator Dasar

Indikator dasar terdiri dari capaian ketakwaan, kemandirin, kecendekiaan, dan capaian 18 karakter leading in character UNY, yang kemudian dijabarkan sebagai berikut:

Ketakwaan

Ketakwaan mengandung arti bahwa dalam menjalankan amanah, sivitas akademika UNY melaksanakan kegiatan pada jalan yang diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Esa. Untuk itu, segala kegiatan baik akademik maupun nonakademik yang dilakukan oleh semua sivitas akademika UNY ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berkeyakinan bahwa segala sesuatu yang dilakukan tersebut dapat dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. Keyakinan ini didasarkan pada prinsip bahwa manusia sebagai hamba Tuhan sekaligus sebagai khalifah harus memiliki ketakwaan kepada Sang Khaliq. Dalam realisasinya, Prodi Manajemen sesuai kebijakan UNY dalam mendorong semua warganya untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama secara konsisten dan menghormati antar pemeluk agama untuk menciptakan kedamaian sosial di antara sesama sivitas akademika UNY dan anggota masyarakat di luar UNY. Dengan nilai ketakwaan mahsiswa Prodi Manajemen yang menjadi bagian dari sivitas akademika UNY diharapkan memiliki karakter antara lain (1) beriman, (2) menaati pada perintah dan larangan Tuhan, (3) berakhlak mulia, (4) menaati hukum, (5) berperilaku jujur; (6) disiplin, (7) berjiwa toleran, serta (8) memiliki sikap simpati dan empati. Oleh karena itu mahasiswa Prodi Manajemen harus memiliki nilai ketakwaan sesuai dengan agamanya masing-masing.

Islam

  1. Aqidah
    1. Jujur dan amanah dalam setiap aktivitasnya.
    2. Senantiasa mengiringi setiap aktivitasnya dengan berdoa.
    3. Memperkuat keimanan sesuai rukun Iman.
    4. Bersikap tawadlu’ yaitu tidak menyombongkan kepandaian, keberadaan, maupun kecerdasannya.
    5. Tidak Melakukan perbuatan syirik.
  2. Ibadah:
    1. Menjalankan Rukun Islam: Sholat Fardhu tepat waktu, mengeluarkan ZIS, mengerjakan Puasa Romadhon dan Senin Kamis, berhaji bagi yang mampu.
    2. Memperbanyak amalan Sunnah, seperti Sholat Malam, Dhuha, dan sholat Rowatib.
    3. Membaca Al Quran 1 Juz 1 hari dan menghafalkan 1 baris 1 pekan.
  3. Akhlaq:
    1. Menghormati dan menyayangi orang lain, baik yang lebih tinggi maupun yang lebih rendah dalam segala halnya.
    2. Mudah memaafkan dan meminta maaf kepada orang lain.
    3. Tidak suka menyalahkan orang lain.
    4. Disiplin dalam segala hal.
    5. Tidak berhenti berkarya dalam kondisi apapun.
    6. Meninggalkan hal-hal yang tidak manfaat bagi diri dan sesama.
    7. Selalu berusaha memberikan kemanfaatan bagi orang lain.

Kristen Protestan

  1. Takwa Vertikal dengan indikator:
    1. Menjalin komunikasi (berdoa) dengan Allah secara alkitabiah.
    2. Kepercayaan dan mengakui Firman Tuhan sebagai pedoman berkehidupan.
  2. Takwa Horizontal dengan indikator:
    1. Membangun kasih dan damai (berperilaku dengan sesama) antar sesama manusia yang alkitabiah.
    2. Membangun kasih dan damai dalam keluarga (berperilaku dalam keluarga) yang alkitabiah.

Katolik

  1. Membangun hidup yang selalu berpegang pada ajaran cinta kasih.
  2. Menjalankan Sabda Tuhan, dalam mejalani kehidupan di dunia ini untuk kesejahteraan bersama seluruh umat manusia. dan seluruh ciptaan Allah.
  3. Mampu bekerjasama dengan siapapun juga yang mempunyai kehendak baik.
  4. Menghargai perbedaan.

 

Budha

  1. Menyadari diri sebagai manusia mahluk Tuhan yang masih diliputi oleh Avidya (kegelapan bathin), maka disamping:
    1. mengasah kemampuan intelektual (IQ) melalui Belajar secara optimal,
    2. mengendalikan emosi (EQ) melalui Pikiran, Ucapan dan Perbuatan,
    3. meningkatkan kebersihan bathin (SQ) melalui Paritta (puja bhakti) dan Bhavana (meditasi = samadhi), dan
    4. meningkatkan kemampuan bertahan saat dihadapkan berbagai masalah/rintangan (AQ, Adversity Quotient) melalui latihan Adhivasana (bersabar = tawakal).
  2. Hidup disiplin, jujur, toleran dan bertanggungjawab dengan berpegang teguh pada Sila dan Vinaya (Landasan etika/moral siswa Buddha).
  3. Menjauhi sikap korupsi dan perbuatan lain yang mengakibatkan kerugian baik untuk diri sendiri, institusi, masyarakat, bangsa dan negara melalui peningkatan budaya:
  4. Hiri (malu untuk berbuat jahat/tidak baik)
  5. Ottapa (takut terhadap akibat perbuatan jahat/tidak baik)
  6. Menyadari hukum Karma (menuai apa yang ditanam), maka harus:
    1. Selalu memiliki pikiran positif dan solutif terhadap manusia, mahluk lain dan lingkungan.
    2. Selalu mengeluarkan ucapan yang menyejukkan dan mencairkan pendengar.
    3. Selalu berbuat yang tidak merugikan orang lain dan diri sendiri serta memberikan manfaat bagi orang lain dan diri sendiri.
  7. Sadar bahwa keberhasilan/kesusksesan merupakan akumulasi hasil berbagai pihak maka harus:
    1. Berbakti dan berterima kasih kepada kedua orang tua.
    2. Menghormati dan berterima kasih kepada guru-guru TK sampai PT.
    3. Menghormati dan berterima kasih kepada aparat pendukung pendidikan (TK sampai PT)
    4. Menghargai dan mengharumkan nama almamater.
    5. Tidak memalukan nama almamater.

Hindu

  1. Selalu menghubungkan diri (Yuj) dengan Tuhan melalui Tri Sandya dan sembahyang.
  2. Senantiasa berusaha untuk memperteguh Sraddha.
  3. Senantiasa berdoa dalam setiap memulai aktivitas.
  4. Senantiasa berusaha untuk tidak menyakiti semua mahluk
  5. Mengusahakan untuk menjadi jujur dalam pikiran, ucapan, dan tindakan (Tri Kaya).

 

     

    Cendekia dan bersikap kritis dan inovatif terhadap berbagai persoalan manajemen.

    Kecendekiaan mengandung makna bahwa dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, dan semua sivitas akademika UNY selalu mendasarkan pada kebenaran ilmiah. Untuk merealisasikan nilai kecendekiaan, Prodi Manajemen mengikuti orientasi UNY yang secara terprogram dan terencana berupaya mencari data empiris yang digunakan untuk mendukung argumen yang disampaikan. Prodi Manajemen selaras dengan UNY dalam mendorong semua sivitas akademika untuk tidak menyampaikan pernyataan subjektif tanpa diikuti dengan data atau fakta yang jelas. Untuk membentuk insan cendekia, Prodi Manajemen menurunkan program UNY yanag mengutamakan pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi atau yang dikenal dengan Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang diwujudkan dalam kegiatan tri dharma Perguruan Tinggi. Dengan nilai kecendekiaan mahasiswa Prodi Manajemen yang menjadi bagian dari sivitas akademika UNY harus memiliki karakter sebagai berikut cakap, pintar, dan cerdas; kreatif, inovatif, dan solutif; produktif; peduli, serta memiliki tanggung jawab sosial dan kultural. Sehingga ukuran kecendekiaan mahasiswa Prodi Manajemen adalah:

    1. Berpikir, bersikap, dan bertindak secara objektif, profesional, ketakwaan dan menggutamakan kebenaran ilmiah dalam decision making.
    2. Berupaya menggali informasi (eksplorasi) secara kritis dalam menyelesaikan permasalahan manajemen.
    3. Menemukan cara-cara atau upaya yang inovatif dan kebaruan dalam menyelesaikan permasalahan manajemen.
    4. Bersedia menerima pendapat/masukan dari pihak lain.

     

    Mandiri dan berjiwa entrepreneur.

    Kemandirian merujuk pada profesionalisme seseorang yang kuat dalam menjalankan amanahnya, sehingga cara berpikir, bersikap, dan bertindak lebih cenderung dilandasi oleh profesionalisme dengan penuh kesadaran atas akibatnya bagi diri sendiri, lembaga, masyarakat, dan bangsa baik jangka pendek maupun jangka panjang dengan mengedepankan rasa percaya diri, dan prakarsa yang tidak menggantungkan kepada orang lain. Makna ini menyiratkan perlunya pengembangan kemampuan diri dan keberanian dalam pembuatan keputusan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban atas segala akibat. Melalui nilai kemandirian, Mahasiswa Prodi Manajemen yang menjadi bagian dari sivitas akademika UNY harus memiliki hard skills dan soft skills yang tinggi, sehingga mereka dapat menjalankan amanahnya sesuai dengan fungsi dan tugasnya masing-masing secara berdikari tanpa bergantung kepada orang lain. Dengan kemandirian, mereka dapat bertahan hidup dalam lingkungan apapun dan mampu mengembangkan diri demi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara, serta memiliki kreativitas yang tinggi untuk menghasilkan temuan inovatif sesuai dengan keahliannya. Dengan nilai kemandirian mahasiswa Prodi Manajemen yang menjadi bagian dari sivitas akademika UNY sesuai kapasitas masing-masing diharapkan memiliki karakter antara lain: bertanggung jawab, berintegritas, berani mengambil keputusan, berani mengambil resiko, berjiwa entrepreneur, dan tidak bergantung pada pihak lain, serta memiliki kepercayaan diri. Sehingga ukuran kemandirian mahasiswa Prodi Manajemen yang dikatakan mandiri adalah yang memiliki kemampuan:

    1. Memiliki kemampuan untuk selalu berusaha berinisiatif dalam segala hal.
    2. Memiliki kemampuan mengerjakan tugas yang dipertanggung-jawabkan padanya.
    3. Memperoleh kepuasan dari kegiatannya (yang dikerjakannya).
    4. Memiliki kemampuan mengatasi rintangan yang dihadapinya dalam mencapai kesuksesan.
    5. Memiliki kemampuan untuk selalu bertindak jujur dan benar sesuai hak dan kewajibannya.
    6. Memiliki keinginan untuk membantu orang lain atau melakukan tindakan yang bermanfaat bagi orang lain dan lingkungannya.
    7. Memiliki kemampuan berpikir secara kritis, kreatif dan inovatif terhadap sesuatu yang dikerjakannya atau diputuskannya, baik dalam segi manfaat atau keuntungannya, maupun segi negatif dan kerugian yang akan dialaminya.
    8. Tidak merasa rendah diri jika harus berbeda pendapat dengan orang lain, berani mengemukakan pendapatnya walaupun berbeda, dan mampu menerima pendapat yang lebih benar.
    9. Mampu menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.

     

    Memiliki 18 karakter sesuai dengan pedoman leading in character education UNY

    1. Religius. Sikap dan perilaku patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain.
    2. Jujur. Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.
    3. Toleransi. Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.
    4. Disiplin. Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.
    5. Kerja Keras. Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaikbaiknya.
    6. Kreatif. Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.
    7. Mandiri. Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.
    8. Demokratis. Cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.
    9. Rasa Ingin Tahu. Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.
    10. Semangat Kebangsaan. Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.
    11. Cinta Tanah Air. Cara berfikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.
    12. Menghargai Prestasi. Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.
    13. Bersahabat/Komuniktif. Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain.
    14. Cinta Damai. Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.
    15. Gemar Membaca. Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.
    16. Peduli Lingkungan. Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.
    17. Peduli Sosial. Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.
    18. Tanggung-jawab. Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.

     

    Indikator Spesifik

    1. Berwawasan ekonomi kerakyatan.
    2. Profesional di bidang ilmu manajemen.
      1. Menguasai konsep teoritis bidang ilmu Manajemen secara umum.
      2. Menguasai konsep teoritis manajemen SDM, Keuangan, dan Pemasaran secara mendalam.
      3. Memformulasikan penyelesaian masalah prosedural secara manajerial.
    3. Menguasai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi . Mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi pada bidang manajemen.
    4. Memiliki wawasan Global dan siap menghadapi tuntutan era dustrupsi dan Revolusi Industri 4.0
      1. Mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi.
      2. Mampu memanfaatkan teknologi informasi dan media sosial dalam meningkatkan kapasita profesional bidang manajemen.
      3. Mampu memahami keanekaragaman.

     

    Indikator Prestatif

    Indikator prestatif dilihat dari capaian Unggul, Kreatif, dan Inovataif. Unggul bermakna lebih tinggi, pandai, baik, cakap, kuat, awet, dan sebagainya daripada yang lain. Sementara Kreatif memiliki daya cipta, memiliki kemampuan untuk menciptakan, dan bersifat (mengandung) daya cipta. Inovatif bersifat memperkenalkan sesuatu yang baru atau bersifat pembaruan. Secara umum kata unggul, kreatif dan inovatif bercirikan (1) berbasis kearifan lokal; (2) memiliki standar yang lebih tinggi dari standar nasional pendidikan; (3) mampu bersaing secara nasional, regional, dan internasional; (4) memiliki pola pikir dan kinerja lebih mengutamakan pada kebaruan; (5) menggunakan sistem manajemen berprinsip pada leadership dan kebersamaan; (6) membangun jaringan secara luas dan dilakukan secara terprogram, terencana, proporsional, dan profesional; (7) mampu menemukan teori dan atau gagasan baru; serta (8) mampu menghasilkan model, pendekatan, metode, dan strategi pembelajaran. Oleh karena itu ukuran prestatif dapat dinilai dari:

    1. Indek Prestasi Kumulatif lebih dari 3,5.
    2. Lama Studi kurang dari 4 tahun.
    3. Juara Karya Ilmiah (PKM dan even serupa) Nasional, regional, dan atau internasional (Medali Emas, perak, perunggu, juara favorit, atau menjadi finalis).
    4. Prestasi non akademik sesuai minat, bakat (seni, olahraga, bidang khusus).
    5. Leadership: berpengalaman dan memiliki kapasitas dalam memimpin sebagai:
      1. Pengurus harian atau staf di organisasi pemuda dan mahasiswa di tingkat internasional, regional, nasional, atau daerah.
      2. Pengurus harian di Ormawa tingkat Jurusan, fakultas, dan atau Universitas.
      3. Staf ormawa dan ketua kepanitiaan kegiatan Ormawa tingkat Jurusan, fakultas, dan atau Universitas.

     

    AKREDITASI

    2017-2022

     

    2012-2017